Saya akan menayangkan suatu video tentang Kependudukan di Jakarta, cekidot!
Sumber: https://www.youtube.com/watch?v=fOWvG1jK4HA
Kira-kira begitulah kondisi kependudukan di Jakarta. begitu padat bukan? berikut saya akan memberitahu cara terbaik mengatasi kependudukan di Jakarta, antara lain :
1. Mencanangkan Program Keluarga Berencana untuk mengatasi mebludaknya penduduk di Jakarta
2. Menciptakan Lapangan Pekerjaan untuk mengurangi pengangguran dan mengatasi kemiskinan
3. Mengurangi Perpindahan penduduk dari Daerah ke Jakarta
4. Menambah Jalur Alternatif seperti Busway untuk mencegah terjadinya kemacetan
5. Menerapkan usia kendaraan yang layak beroperasi khusunya bagi Angkutan Umum
6. Menambah Jalur Khusus untuk Roda 2 dan Roda 4 agar kemacetan dapat dikurangi
Selain masalah kapadatan penduduk, masih banyak permasalahan yang sudah terjadi di Jakarta
salah satunya adalah Narkoba. Banyaknya penyebarluasan narkoba dari oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab, dapat mengakibatkan para remaja memakai narkoba tersebut. semakin berkembangnya zaman penyebarluasan narkoba semakin meningkat di Indonesia.
Bagi kalangan pelajar narkoba itu bisa dijadikan teman disaat para pelajar mengalami stress berat. Padahal seberat apapun masalah yang kita hadapi, bisa diselesaikan dengan baik-baik maupun dengan kepala dingin. Bisa saja, karna pergaulan yang menyebar luas dapat mengakibatkan seseorang terjerumus kedalam narkoba. Apabila kita sudah masuk dikalangan pergaulan yang kurang baik, maka akan hancur pula masa depan kita.Pergaulan yang mengenal narkoba, saat ini sudah marak di Indonesia. Bagaimana kalangan pelajar ingin maju di Indonesia, kalau tidak ada kesadaran dari diri sendiri yang ingin bangkit untuk masa depan. Kalau bukan kita yg mencegah adanya penyebarluasan narkoba, siapa lagi? Kita saat ini sebagai kalangan pelajar, wajib menuntut ilmu selama 12 tahun untuk mencapai masa depan yang lebih baik.
Saat ini, kita juga harus pintar-pintar memilih pergaulan. Boleh bergaul, tetapi kita juga harus mengetahui. apakah pergaulan itu baik buat kita atau tidak. Jika pergaulan tersebut kurang baik buat kita, sebaiknya kita menjauhi dan mencari pergaulan yang jauh lebih baik bagi masa depan kita. Semakin kita banyak teman, semakin banyak pula wawasan yang kita dapat dari orang-orang sekitar.
Hingga kini penyebaran narkoba sudah hampir tak bisa dicegah. Mengingat hampir seluruh penduduk dunia dapat dengan mudah mendapat narkoba dari oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab. Misalnya saja dari bandar narkoba yang senang mencari mangsa didaerah sekolah, diskotik, tempat pelacuran, dan tempat-tempat perkumpulan genk. Tentu saja hal ini bisa membuat para orang tua, ormas,pemerintah khawatir akan penyebaran narkoba yang begitu meraja rela.
Upaya pemberantas narkoba pun sudah sering dilakukan namun masih sedikit kemungkinan untuk menghindarkan narkoba dari kalangan remaja maupun dewasa, bahkan anak-anak usia SD dan SMP pun banyak yang terjerumus narkoba. Hingga saat ini upaya yang paling efektif untuk mencegah penyalahgunaan Narkoba pada anak-anak yaitu dari pendidikan keluarga. Orang tua diharapkan dapat mengawasi dan mendidik anaknya untuk selalu menjauhi Narkoba.
Selain masalah kapadatan penduduk, masih banyak permasalahan yang sudah terjadi di Jakarta
salah satunya adalah Narkoba. Banyaknya penyebarluasan narkoba dari oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab, dapat mengakibatkan para remaja memakai narkoba tersebut. semakin berkembangnya zaman penyebarluasan narkoba semakin meningkat di Indonesia.
Bagi kalangan pelajar narkoba itu bisa dijadikan teman disaat para pelajar mengalami stress berat. Padahal seberat apapun masalah yang kita hadapi, bisa diselesaikan dengan baik-baik maupun dengan kepala dingin. Bisa saja, karna pergaulan yang menyebar luas dapat mengakibatkan seseorang terjerumus kedalam narkoba. Apabila kita sudah masuk dikalangan pergaulan yang kurang baik, maka akan hancur pula masa depan kita.Pergaulan yang mengenal narkoba, saat ini sudah marak di Indonesia. Bagaimana kalangan pelajar ingin maju di Indonesia, kalau tidak ada kesadaran dari diri sendiri yang ingin bangkit untuk masa depan. Kalau bukan kita yg mencegah adanya penyebarluasan narkoba, siapa lagi? Kita saat ini sebagai kalangan pelajar, wajib menuntut ilmu selama 12 tahun untuk mencapai masa depan yang lebih baik.
Saat ini, kita juga harus pintar-pintar memilih pergaulan. Boleh bergaul, tetapi kita juga harus mengetahui. apakah pergaulan itu baik buat kita atau tidak. Jika pergaulan tersebut kurang baik buat kita, sebaiknya kita menjauhi dan mencari pergaulan yang jauh lebih baik bagi masa depan kita. Semakin kita banyak teman, semakin banyak pula wawasan yang kita dapat dari orang-orang sekitar.
Hingga kini penyebaran narkoba sudah hampir tak bisa dicegah. Mengingat hampir seluruh penduduk dunia dapat dengan mudah mendapat narkoba dari oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab. Misalnya saja dari bandar narkoba yang senang mencari mangsa didaerah sekolah, diskotik, tempat pelacuran, dan tempat-tempat perkumpulan genk. Tentu saja hal ini bisa membuat para orang tua, ormas,pemerintah khawatir akan penyebaran narkoba yang begitu meraja rela.
Upaya pemberantas narkoba pun sudah sering dilakukan namun masih sedikit kemungkinan untuk menghindarkan narkoba dari kalangan remaja maupun dewasa, bahkan anak-anak usia SD dan SMP pun banyak yang terjerumus narkoba. Hingga saat ini upaya yang paling efektif untuk mencegah penyalahgunaan Narkoba pada anak-anak yaitu dari pendidikan keluarga. Orang tua diharapkan dapat mengawasi dan mendidik anaknya untuk selalu menjauhi Narkoba.
Adapun faktor-faktor yang menyebabkan remaja melakukan narkoba adalah :
1. Adanya ajakan atau bujukan dari teman sebaya nya
2. Memiliki gangguan jiwa seperti depresi, dan hiperaktif
3. Suka mencari sensasi, melakukan hal-hal yang mengandung resiko bahaya yang berlebihan
4. Ketidaktahuan akan bahaya narkoba atau tidak memikirkan akan bahaya narkoba
5. Orang tua tidak acuh dan tidak mengadakan pengawasan terhadap anaknya
6. Tidak ada perhatian, kehangatan, kasih sayang dalam keluarga